Rhin Inspired by Rhin

Blog

Smadav 8.4.1 Pro

0 comments
Smadav 2011 Rev. 8.4 : Pendeteksian khusus untuk beberapa virus shortcut terbaru (MSO-sys, fanny-bmp), penambahan database 40 virus baru, penyempurnaan deteksi semua varian virus shortcut, penambahan teknik heuristik, dsb.


For information, the virus samples that users uploaded to the site Smadav.net, local spread of the virus is starting to fall dramatically in Indonesia. Perhaps this is due to the many local antivirus that can eradicate local viruses. And also because the users of Windows XP that have been reduced because some had to upgrade its operating system to Windows Vista or Windows7 which is very safe from viruses, especially viral infections locally . The spread of the virus in Indonesia, more dominated by viruses and malware international SmadAV certainly can not be overcome. You must and highly recommended to use the international anti perlindungkan your computer from viruses and malware of this international.

Serial Number :
Name : software
Key  : 995299928080

Name : guebanget
Key  : 991299727179

Name : Aidri A.A
Key  : 995899842231

Name : XP-ZONE Lovers
Key  : 995299442836

Name : We Love XP-ZONE
Key  : 995799965648

Name : sandy
Key  : 995799557090

Name : Freeware
Key  : 991399680472

Name : FullVersionDS
Key  : 991999701618
 

 Cara registrasi :
1. Buka smadav 8.4(belum teregister), klik tab 'Settings'
2. Pada isian nama, masukkan 'anti-bajakan'(tanpa tanda kutip), isian key kosongkan aja.
3. Tekan 'Register', maka akan muncul pop-up yang bertuliskan "Berhasil menghilangkan tanda bajakan : 4"
4. Sekarang register smadav dengan salah satu serial diatas.
5. Untuk register smadav dengan nama anda sendiri silahkan download file lengkap di bawah ini. 


Download SmadAV 2011 Rev. 8.4 Pro + Serial + Keygen

[source : http://sofwergratis.blogspot.com)
Read more

666 Jilid Kesatu

1 comments


           666 dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666 tsb telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam angka Rumawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1). Angka 666 dalam bhs Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = "dicit lux" - suara cahaya. Maklum setan dalam bhs Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau si pembawa cahaya. Dalam istilah astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-enam terbesar dalam tata surya kita.


           Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi 666. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bahasa Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau ? ? S (Chi Xi Sigma) sebab dalam bhs Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan angka. Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bhs Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6.


Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.


           Konon komputer ini juga sebenarnya adalah pemberian dari si setan agar manusia dapat lebih mudah lagi berbuat dosa dan juga untuk menyebar luaskan ajaran sesatnya. Maka dari itu tidaklah heran kalau komputer PC pertama dari Apple ditawarkan dengan harga US$ 666. Tidak bisa dipungkiri dengan adanya internet dosa semakin lebih mudah lagi dilakukan, maka dari itulah juga WWW (World Wide Web) bisa ditafsirkan sebagai angka 666 dalam angka Rumawi (VIVIVI).


            Konon nama Bill Gates juga kalau di gutak gutik bisa diartikan sebagai angka 666. Indonesia terkenal banyak terorist dan koruptornya maka dari juga tidaklah heran kalau dalam ASCII character codes nama INDONESIA menjadi 666. Suharto dilengserkan setelah lebih dari 30 tahun masa pemerintahannya atau tepatnya pada th 1998 atau 3 x 666.
Read more

Nggege Mangsa

0 comments
        Dalam etika dan filsafat Jawa dikenal ungkapan aja nggege mangsa. Aja berarti jangan, nggege berarti mempercepat atau mendahului, dan mangsa itu waktu. Secara harfiah, ungkapan aja nggege mangsa itu adalah jangan mendahului waktu.

          Aja nggege mangsa terkait dengan sikap hidup, jati diri seseorang sebagai individu dan sebagai jati diri seseorang sebagai individu, dan sebagai makhluk sosial ciptaan Tuhan Yang Maha Pencipta. Ungkapan itu mengandung nasihat, agar dalam upaya mencapai cita-cita, seseorang harus mampu mengendalikan diri.

          Pengendalian diri, dalam etika Jawa diungkapkan dengan peribahasa aja grusa-grusu, aja kebat kliwat gancang pincang, yang berarti jangan bertindak tergesa-gesa karena tindakan tergesa-gesa hanya menghasilkan sesuatu yang tidak baik.

          Ungkapan lain yang mirip dengan aja nggege mangsa adalah aja ndisiki kersane Sing Gawe Urip. Artinya, jangan mendahului kehendak Yang Maha Pencipta. Hidup itu harus menyeleraskan dengan perjalanan waktu, harus menapaki proses yang memang harus dijalani (management by process), bukan sekedar mencapai tujuan (management by objective).

           Dalam kerangka pikir tersebut maka keberhasilan merupakan perjalanan (success is journey), bukan tujuan (succes is destination). Maka orang Jawa selalu mengingatkan kita untuk tidak mudah terkejut (aja kagetan), tidak cepat terheran-heran (gumunan), dan tidak mentang-mentang karena sudah mencapai sesuatu tahapan dalam kehidupan (aja dumeh).

            Itulah sebabnya, orang Jawa selalu mengingatkan, janganlah kita terlalu mengandalkan otak dalam bertindak, melainkan otak itu harus dipimpin oleh rasa (yang didasarkan pada hati nurani). Pertimbangan rasa tersebut akan mengarahkan kita pada tindakan penuh perhitungan, apakah tindakan kita akan menghasilkan kemaslahatan atau justru kerugian.

             Dalam konteks etika Jawa itu, maka euforia (perasaan senang) yang berlebihan harus dihindari. Orang Jawa menyebutnya dengan istilah mbungahi, dari kata bungah (senang). Orang Jawa percaya, bahwa mbungahi adalah tanda-tanda seseorang akan mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan di kemudian hari. Itulah sebabnya, filosofi Jawa mengajarkan, bahwa sesungguhnya bungah susah iku padha wae (senang dan sedih itu sama saja).

source : SM,Dec,31th, 2010
Read more